BERSAMA DAN BERSATU MEMBANGUN GEREJA

 

BERSAMA DAN BERSATU

MEMBANGUN GEREJA

 

Bacaan pada Minggu Biasa XII menegaskan dan memberi pengharapan bahwa Tuhan tidak pernah jauh dari kehidupan kita. Tuhan sungguh dekat dan ada bersama dengan kita serta menuntun seluruh perjalanan hidup kita. Dalam kitabnya, Ayub melukiskan dengan jelas gambaran tentang kasih Allah yang berkuasa atas kehidupan manusia. Ayub menyadari Tuhan berkuasa atas segala sesuatu. Perjalanan ziarah iman kita dan kehidupan tidak akan pernah lepas dari campur tangan cinta Tuhan. Perahu kehidupan kita mungkin dapat selalu terombang-ambing, bahkan pada saat yang sama kita dapat terbawa oleh gelombang yang dahsyat. Tetapi janganlah takut. Tuhan selalu ada dan Ia tidak pernah tidur. Setiap hari ia bersabda, “ Janganlah takut!” Jika kita tetap percaya dan beriman kita tidak pernah kehilangan harapan.

Dalam Injil hari ini, kita mendengarkan bagaimana Tuhan meredakan angin badai dan danau menjadi reda ketika para murid sangat ketakutan. Kita pun diajak untuk membuka diri dan mengundang Tuhan untuk memenangkan angin badai yang menimpa perahu kehidupan kita. Ia adalah Tuhan yang bisa mengubah kutuk menjadi berkat, yang berkuasa melampaui ruang dan waktu. Jangan takut untuk berjuang, jangan takut untuk berlayar. Percayalah Tuhan selalu menyertai kehidupan kita.

 

Rm. Florent SCJ