Ledakan Besar di Lebanon, Imam ini Mohon Doa dari Seluruh Umat Katolik

Katolikpedia.id – Seorang Pastor di Lebanon secara khusus meminta dukungan doa dari seluruh umat Katolik di mana pun, pasca ledakan besar yang terjadi di Lebanon. “Kami meminta bantuan kepada semua umat agar membawa Lebanon dalam hati kalian. Pada momen sulit ini, kami menaruh kepercayaan besar dan mengharapkan dukungan doa dari Anda sekalian.Kami percaya bahwa Tuhan akan mendengarkan doa baik kalian semua dan Dia akan melindungi penduduka Lebanon di masa sulit ini,” ujar Pastor Miled el-Skayyem kepada EWTN di Kapel St. Yohanes Paulus II di Keserwan, Lebanon. Menurut Pastor Miled, kondisi mereka saat ini benar-benar memprihatinkan. Dua ledakan dahsyat yang terjadi bersamaan itu bak bom atom yang memporak-porandakan sebagian besar kota Beirut, ibu kota Negara Lebanon.

“Kami saat ini sedang melalui fase yang sulit di Lebanon, seperti yang Anda lihat di TV,” lanjut Pastor Miled el-Skayyem. Terlihat dari video yang beredar luas di media sosial, sebelum ledakan dahsyat yang menewaskan ratusan korban ini, nampak kepulan asap membumbung tinggi, disertai nyala api dari sebuah gedung. Gedung yang letaknya tak jauh dari daerah pelabuhan tersebut, merupakan tempat penyimpanan bahan peledak hasil sitaan pemerintah Lebanon sejak 2014 lalu. Dari data sementara yang dirilis pemerintah Lebanon, total korban yang meninggal akibat inseisen tersebut mencapai 100 orang, 2.750 diantaranya luka-luka, dan 300.000 penduduk lainnya kehilangan tempat tinggal. Peristiwa naas ini tak hanya menimbulkan malapetaka bagi pemerintah Lebanon dan para pemimpin agama, tapi juga sejumlah umat Katolik di Lebanon. Sama seperti Pastor Miled, Raymond Nader seorang penganut Katolik Maronit di Lebanon, juga meminta dukungan doa dari sesama umat Katolik. “Saat ini, saya hanya meminta doa dari semua orang di seluruh dunia. Kami sangat membutuhkan doa.” kata Nader saat diwawancarai wartawan CNA, Selasa 4/08/2020. Raymond Nader adalah salah satu dari penganut Katolik Maronit. Di Negara bekas jajahan Perancis ini, populasi umat Katolik Maronit terbilang cukup banyak. Bahkan jumlahnya hampir sama dengan penduduk Lebanon lainnya, yang memeluk agama Islam Sunni dan Syiah. Sebagai informasi tambahan, Gereja Katolik Maronit merupakan salah satu dari gereja Katolik Timur yang bersekutu penuh dengan Gereja Katolik Roma. Gereja Katolik Maronit juga mengakui Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik, dengan pemimpin tertingginya adalah Paus. Beberapa hal yang membedakan Katolik Roma dengan Katolik Maronit adalah, tradisi-tradisi liturgi, teologi, devosi, tata tertib gerejawi dan doa-doa tradisional. Mereka juga memiliki hukum kanonik tersendiri. Sebagai sesama umat Katolik, sudah sepantasnya kita mendoakan sesama kita yang sedang mengalami musibah. Saling bergandeng tangan dan bahu-membahu bersama saudara kita di Lebanon. Duka mereka adalah duka kita pula.

Sumber: katolikpedia.id

Style Selector

Layout Style

Predefined Colors

Background Image